15 Dewa Dewi Terkuat di Mitologi Mesir Kuno

@idn.hero | Mesir Kuno merupakan peradaban yang terletak di sepanjang hilir dari Sungai Niil yang dimulai pada 3150 SM. Pengendali penuh atas tanah dan sumber daya mesir kuno ialah Firaun, yang biasa digambarkan dengan simbol kebangsawanan dan kekuasaan. Peradaban tersebut, dicatat telah mengalami sebelas periode, puncak kejayaannya berada pada masa Kerajaan Baru.
Dewa Mesir Kuno
Mesir
Peradaban mesir kuno dikenal dengan teknik seni sastra, pembangunan, pengobatan, matematika, dan masih banyak lagi yang unik dan maju. Salah satu bangunan yang menonjol disana ialah piramida dan kuil. Kuil-kuil ini diisi oleh dewa-dewa yang memiliki sejumlah kekuatan gaib dan sudah dipegang secara turun temurun.

Menurut kepercayaan, dewa dan dewi adalah penguasa setiap bagian alam dan menentukan nasib seseorang. Setiap dewa memiliki peran dan tugasnya masing-masing, mulai dari pengetahuan hingga badai. Konon, jumlah dewa di mesir kuno lebih dari 1500 dewa, namun hanya belasan saja yang dianggap terkemuka.

Nah, pada artikel Mitologi ini Admin akan membahas tentang Dewa dari Mesir Kuno yang paling kuat. Bagaimana ingin tahu lebih lanjut tentang kepercayaan mereka yang menarik ini? OK, dibawah ini adalah daftar lengkap dewa dan dewi Mesir Kuno beserta ilustrasinya:

#1. RA, Amun, Amun RA

Ra

Ra adalah dewa yang sering dianggap paling penting, yang mewakili udara dan matahari. Amun sebenarnya juga dewa pelindung Thebes, ibukota kerajaan sewaktu era Kerajaan Mesir Kuno Baru yang mengesankan, sekitar abad 16-11 SM.

Seiring waktu, kultus Amun berkembang menggabungkan kedua entitas Amun dan Ra menjadi dewa gabungan yaitu Amun Ra. Amun Ra dipuji sebagai Tuhan Kebenaran, Ayah para Dewa, Pembuat Manusia, dan Pencipta Semua Hewan.

Menurut pendapat ahli, Amun Ra melambangkan kombinasi kekuatan tak terlihat (angin) dan keagungan terlihat (kehidupan yang memberi matahari), sehingga membentuk dewa mencakup sebagian besar aspek dari penciptaan.

#2. ANUBIS

Anubis

Anubis diwakili dengan entensitas berkepala dingin yang terikat dengan mumi dan kehidupan setelah mati. Selama periode Dinasti 1 (3100 SM), dewa ini dianggap sebagai pelindung kuburan dan ia juga memainkan peran dewa yang mengantar jiwa ke akhirat.

Dewa kepala serigala hitam ini mungkin telah mengalahkan Osiris sebagai juri utama dalam upacara Penimbangan Hati, seperti yang digambarkan dari Kitab Orang Mati. Anubis juga mungkin berhubungan dengan dewa Upuaut ataupun dewa lain dengan fitur anjing tetapi memiliki bulu abu-abu.

#3. HORUS

Horus

Selanjutnya ialah Horus, salah satu dari dewa-dewa 'burung' Mesir yang terkenal. Melengkapi Abydos Triad, Horus dianggap sebagai dewa langit yang kuat dan ditunjuk sebagai pelindung ilahi para Fir'aun. Hal itu, didorong dengan pertempuran mitos kuatnya melawan Set musuh, dimana ia berhasil menang.

Fisik dari Horus digambarkan sebagai seorang pria berkepala elang yang memiliki simbol kerajaan atas Mesir yang bersatu. Mata Horus juga memiliki simbol yaitu Mesir Kuno untuk perlindungan dan pengorbanan.

#4. NUN

Nun

Orang Mesir Kuno menganggap Nun sebagai jurang berair, yang pada dasarnya penguasa alam semesta tempat lingkup kehidupan. Mengenai atribut fisik, Nun sering digambarkan sebagai pria berjanggut dengan kulit biru atau hijau. Kadang-kadang, ia juga digambarkan pria berkepala katak dan bahkan hermaprodit dengan payudara yang berbeda.

#5. OSIRIS

Osiris

Osiris (suami Isis, ayah Horus, dan saudara laki-laki Set) merupakan salah satu dewa besar, selama dan setelah kerajaan lama dianggap sebagai raja dunia bawah. Ia memiliki ketenaran yang luar biasa di kalangan orang Mesir Kuno, karena satu-satunya dewa Mesir yang disebut hanya sebagai "dewa". Sehingga banyak jemaat menganggap, bahwa Osiris adalah raja pertama di Mesir.

Digambarkan sebagai raja berjanggut mumi dengan kulit hijau atau hitam, Osiris memiliki peran besar menjadi Hakim Orang Mati yang memutuskan nasib orang meninggal setelah upacara Penimbangan Hati. Selain itu, ia juga sering dianggap seperti dewa transisi dan bahkan regenerasi.

#6. ISIS

Isis

Dewi Mesir yang paling terkenal ialah Isis, personifikasi dari banyak kualitas 'keibuan'. Isis merupakan tokoh terkemuka dari mitos Osiris, dimana ia membangkitkan suaminya tetapi juga melahirkan dan melindungi ahli warisnya yaitu Horus. Seiring berjalannya waktu, Isis diberi julukan 'Ibu para dewa'.

#7. HATHOR

Hathor

Hathor adalah dewi mesir yang cinta feminim dan keibuan yang andai bertanggung jawab untuk membawa banjir ke sungai Nil. Ia juga diibaratkan menjadi ibu dari dewa matahari Ra dan sebagai dewa yang protektif serta murah hati.

Tak hanya itu, Hathor sangat erat terkait dengan hal-hal cinta dan kesehatan wanita, sehingga banyak yang memandangnya jadi mitra Osiris di akhirat. Fisik dari dewi Hathor digambarkan sebagai wanita dengan kepala sapi atau memiliki bentuk tubuh sapi.

#8. THOTH

Thoth

Salah satu dewa Mesir yang disembah pada periode Predynastic sampai zaman Yunani-Romawi. Thoth merupakan dewa penting dalam menulis, kebijaksanaan, sihir, dan bulan, ia juga dianggap bagai dewa pelindung para ahli Taurat, astronom, pendeta, serta penguasa. 

Dia juga dikaitkan dengan penemu alfabet, matematika, survei, geometri, dan bahkan botani. Adapun atribut fisiknya, sering diwujudkan seorang pria dengan kepala Ibis atau terkadang babun duduk.

#9. ATEN

Aten

Dewa Aten dipersonifikasikan cakram matahari yang terlihat dari Bumi. Pada masa pemerintahan Akhenaten, Fir'aun menyatakan bahwa Aten harus dihormati di atas dewa-dewa Mesir lainnya. Aten biasa dipuja sebagai dewa dengan berkepala elang, yang mencerminkan citra Ra. Terkadang, dia juga dipuji sebagai cakram perak, sehingga menunjukkan aspek bulannya.
 
#10. SET

Set

Di dalam mitos Osiris, Set memainkan tokoh antagonis di antara dewa-dewa Mesir yang bertanggung jawab membunuh saudaranya sendiri yaitu Osiris. Jika dilihat pada bukti sejarah, Set dianggap sebagai entitas ilahi sejak periode Predynastic yang pemujaannya berasal dari kota Nubt.

Namun, seiring berjalannya waktu ia dikaitkan dengan fenomena menakutkan seperti badai, guntur, dan gerhana yang menunjukkan sisi gelapnya. Beberapa ahli berpendapat bahwa hewan Set mungkin mewakili seekor jerapah, tetapi pada periode akhir Mesir (664 SM) seniman menggambarkannya dengan kepala keledai.
 
#11. TAWERET

Taweret

Dewi Taweret dianggap sebagai pelindung ilahi bagi wanita dan anak-anak, biasa dikenal dengan dewi kelahiran Mesir Kuno. Dia juga dipuja sebagai dewa apotropaic yang memiliki kekuatan menangkal pengaruh jahat. Hal tersebut memicu ibu-ibu Mesir membawa jimat yang diukir dengan simbol Taweret untuk memohon perlindungan.

Atribut fisik Taweret sering digambarkan seperti kuda nil yang hamil berkaki dua dengan membawa tanda pelindung. Anggota tubuhnya sangat mirip dengan alam, sementara bagian belakang mirip buaya Nil.
 
#12. KHEPRI

Khepri

Khepri adalah dewa Mesir yang kurang begitu populer, biasa dilukiskan dengan seorang pria berkepala kumbang. Bagaimanapun juga, Khepri dianggap sebagai bawahan dari dewa matahari Ra yang lebih mulia. Dia diibaratkan matahari pagi, sementara Ra dilihat sebagai matahari tengah hari yang lebih terang.

Orang-orang beranggapan bahwa Khepri sebagai salah satu dewa kelahiran, karena mereka percaya bahwa kumbang muncul dari mana dan belum bisa beranak.

#13. PTAH

Ptah

Salah satu dewa Mesir yang membentuk triad Memphis (bersama dengan istrinya Sekhmet dan putri Nefertum), Ptah merupakan personifikasi dari penciptaan. Intinya, dewa ini dianggap sebagai pencipta utama yang tidak hanya menciptakan alam semesta, tetapi juga menghidupkan kehidupan menjadi entitas yang menghuni dunia.

Tak hanya itu, Ptah juga di ibaratkan sebagai dewa pelindung pematung, pelukis, pengrajin, dan pembangun. Fisiknya kerap dilukiskan menjadi seorang pria kulit hijau yang berjanggut mumi dengan tangan memegang tongkat. Tongkat itu, mempunyai makna tanda kehidupan, Ankh, serta pilar Djed.

#14. MAAT

Maat

Maat adalah dewi Mesir Kuno yang berkuasa tentang kebenaran, keadilan, dan tatanan kosmis. Dia dikagumi selaku dewa penting pada periode Kerajaan Lama (abad 27-22 SM), sampai-sampai dianggap sebagai putri Ra.

Menyangkut fisiknya, Maat digambarkan sebagai wanita bersayap dengan bulu burung unta di kepalanya. Bulu Maat memiliki makna simbolis objek instrumental dalam Upacara Penimbangan Jantung di Akhirat.

#15. BASTET/SEKHMET 

Sekhmet

Terakhir! Seorang dewi rumah, cinta, kesuburan, kegembiraan, tarian, wanita, dan rahasia, Bastet dengan kepala kucing dan tubuh wanita dianggap sebagai dewa yang baik hati. Tercatat, bahwa orang Mesir juga memuliakan Bastet dalam bentuk 'alter-ego' Sekhmet - prajurit singa betina.

Dia sering diberi julukan 'Sekhmet the Powerful' dan direpresentasikan sebagai pemburu paling ganas di seluruh negeri Mesir yang nafasnya membentuk gurun. Dengan keistimewaan agung seperti itu, tidak mengherankan bahwa banyak Fir'aun menganggapnya sebagai pelindung mereka dalam pertempuran.

PENUTUP 

Inilah daftar atau list para dewa terkuat di Mitologi Mesir Kuno yang patut kalian ketahui dan pelajari. Penjelasan dari masing-masing masih kurang dari kata sempurna, Admin akan merasa senang jika kalian membantu dalam menjelaskannya. Cukup sekian saja, semoga bisa membantu dan jangan lupa share artikel ini ya gaes. Terima kasih. #CMIIW #IDNHero #UPGRADEYOURKNOWLEDGE 
Sumber Gambar: wikipedia.org 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel