4 Casual Firm Terbesar yang Ada di Indonesia

@idn.hero | Tak seru rasanya, jika suatu tim sepakbola tidak ada pendukung fanatiknya, salah satunya adalah golongan casual. Casual itu sendiri merupakan sub kultur dari budaya sepakbola yang dikenal dengan pakaian-pakaian bermerek atau mahal dan aksi hooliganisme. Pada mulanya, casual lahir pada akhir dekade 70 an di Inggris oleh para supporter hooligans dari klub disana, layaknya Liverpool, West Ham, dan Millwall.
Casual Firm Indonesia
Green Street Hooligans
Awalnya budaya ini digunakan untuk menghindari polisi, menyusup kelompok musuh atau masuk tongkrongannya (pub), sehingga tidak lagi mengenakan atribut-atribut berbau tim kesayangan.

Tahun 2000, adalah puncak kepopuleran casual fashion seperti merk Stone Island, Ellesse, Adidas, Lacoste, Lyle & Scott, Fred Perry, Fila, CP Company, The North Face, Lonsdale, dan masih banyak lagi. Selain itu, sub kultur tersebut juga diangkat ke dalam film layar lebar dengan judul The Firm, The Real Football Factory, dan Green Street Elite 1,2,3. Wajib kalian tonton!

Negara kita juga tidak mau kalah, ada beberapa supporter dari tim Indonesia yang menganut budaya casual. Mulai dari cara berpakaian, chant, banner, bahkan gaya bertarungnya diadopsi dari Casual Culture Hooligans Britania Raya (Inggris).

Tanpa panjang lebar lagi, dibawah ini merupakan daftar lengkap casual firm terbesar di Indonesia. Langsung tancap gass!
Hooligan Indonesia
@surakartans.1923
#1. B6 Surakartans - Persis Solo

B6 Surakartans bisa dibilang menjadi kiblat dari budaya non atribut di wilayah Indonesia. Mereka adalah pendukung setia dari Persis Solo, namun tidak mau terikat dengan fans club resmi. Kebanyakan dari Surakartans ini berasal dari kalangan mahasiswa dan kelas pekerja, sehingga datang ke stadion langsung memakai pakaian kerja ataupun casual yang mereka punya.

#2. Flower City Casual - Persib Bandung

Maung Bandung! Flower City Casual, firm ini juga biasa disingkat dengan FCC yang tidak asing lagi bagi para pendukung Persib Bandung. Berdirinya FCC diawali dengan rasa suka budaya Inggris, hoby bergaya ala Eropa, dan kesetiaannya kepada Persib yang berdiri di tahun 2005. Tidak seperti kelompok supporter Bandung lain, struktur organisasi dan kegiatan formal bukan ciri khas dari Flower City Casual.

#3. Tiger Bois - Persija Jakarta

Tiger Bois adalah salah satu komunitas beraliran hooligans yang ada di Indonesia. Jika Persija Jakarta berlaga, mereka tak akan pernah absen di sektor 16 SUGBK. Hampir sama seperti hooligans lainnya, Tiger Bois tidak bernyanyi tanpa arahan seorang captain dan juga menurunkan mental pemain lawan. Tak salah, jika kebanyakan chant dari TB 16 ini berbahasa Inggris.

#4. Great Bull Boys - Madiun Putra

GBB itu adalah singkatan dari Great Bull Boys yang mengatas namakan mereka sebagai Madiun Fans. Tidak banyak yang tahu, awal mula firm ini berdiri yang penting GBB berdiri di tahun 2015. Pada masa barunya, GBB sering mendapat hambatan dan ujian seperti intimidasi dan provakasi. Namun itu semua, membuat mereka menjadikan komunitas tersebut lebih bermanfaat dan berkualitas.
Dari keempat tersebut, adakah firm kalian?
PENUTUP

Nah, itu dia list dari kelompok Supporter Bola berbasis Casual Hooligans yang ada di Indonesia. Walaupun berbudaya Inggris, tetapi mereka juga tidak meninggalkan unsur budaya lokal mereka.

Semoga sepakbola di Indonesia semakin maju dan bisa ikut berpartisipasi di Piala Dunia. Cukup sekian, dan Keep it Casual! Terima Kasih. #CMIIW #IDNHero #UPGRADEYOURKNOWLEDGE 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel