14 Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

@idn.hero | Kerajaan Mataram Kuno atau biasa dikenal dengan sebutan Kerajaan Medang, terletak di daerah pedalaman Jawa Tengah. Daerah inti dari kerajaan ini disebut dengan Bhumi Mataram. Sebagai salah satu kerajaan Hindu-Buddha besar di Nusantara, mataram kuno memiliki wilayah geografis tertutup dan subur di sektor pertanian.
Peninggalan Mataram Kuno
steemit.com
Berkat hal itulah kerajaan ini memiliki corak agraris yang terkenal hingga dialiri banyak sungai besar, seperti Sungai Begawan Solo. Tercatat, kerajaan Mataram Kuno berdiri pada abad ke 8 Masehi dan pada akhirnya runtuh pada abad ke 11 Masehi. Setelah berakhirnya kejayaan dari kerajaan tersebut, terdapat beberapa bangunan bersejarah ditinggalkan yang masih ada hingga sekarang.

Secara garis besar, mataram kuno meninggalkan beberapa prasasti dan candi yang tersebar di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya. Candi yang paling populer dikalangan masyarakat Indonesia bahkan dunia adalah Candi Borobudur.

Bagi kalian yang penasaran mengenai peninggalan kerajaan Mataram Kuno ini, maka baca saja ulasan dari Admin tentang hal tersebut. Dikarenakan kerajaan ini termasuk salah satu kerajaan yang paling banyak peninggalannya di Indonesia. Tanpa basi-basi lagi, berikut ini adalah daftar lengkap peninggalan sejarah Candi dari Kerajaan Mataram Kuno yang telah dirangkum secara jelas dan singkat:

#1. CANDI ARJUNA
pegipegi.com
Candi Arjuna terletak di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah yang termasuk dalam kompleks percandian Arjuna. Sama seperti candi pada umumnya dikompleks tersebut, nama candi ini diambil dari tokoh pewayangan Mahabarata yaitu Arjuna. Candi Arjuna memiliki ukuran 6x6 meter dengan pintu dan relung masuk yang dihiasi oleh kala makara.

Bisa dibilang lingkungan sekitar candi ini kurang diperhatikan, karena lahannya telah digunakan masyarakat untuk bercocok tanam. Sejak tahun 2010 itulah, Candi Arjuna menjadi icon wisata dari Kabupaten Banjarnegara. Dinas pariwisata dan pokdarwis mempunyai acara budaya tahunan di kompleks tersebut dengan nama Dieng Cultur Festival/DCF.

#2. CANDI BIMA
situsbudaya.id
Selanjutnya adalah Candi Bima. Candi ini berada paling selatan dari kompleks percandian Dieng. Dibandingkan dengan candi lain Nusantara, Candi Bima terkesan unik karena arsitekturnya mirip dengan candi yang berada di India. Atap dari candi ini berbentuk seperti mangkok yang ditungkupkan dan ada relief kepala biasa disebut dengan kudu.

#3. CANDI BOROBUDUR
tribunnews.com
Siapa yang tak kenal dengan Candi Borobudur? Candi ini sangat terkenal dan bahkan menjadi kuil Buddha terbesar didunia yang telah diakui oleh UNESCO. Candi Borobudur ini terletak di Magelang, Jawa Tengah yang didirikan pada abad ke 8 Masehi. Uniknya, banyak ilmuan datang untuk meneliti candi tersebut tetapi tidak ada satupun yang berhasil memecahkan misteri pembanguannya.

#4. CANDI MENDUT
ksmtour.com
Candi Mendut bermarkas di Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, hanya 3 km dari Candi Borobudur. Candi bercorak Buddha yang saling berikatan dengan Candi Pawon dan Borobudur. Didirikan pada masa pemerintahan Raja Indra, dengan bukti dari isi prasasti Karangtengah yang dikemukakan oleh J.G. de Casparis.

Berbicara mengenai arsitekturnya, bahan utama dari Candi Mendut adalah batu alam. Atapnya dihiasi dengan 48 buah stupa kecil dan bertingkat tiga. Telah diukur, tinggi dari candi tersebut adalah 26,4 meter.

#5. CANDI SEWU
wikimedia.org
Candi Sewu atau Manjusrighra merupakan candi bercorak Buddha terbesar kedua, setelah Borobudur. Dibangun dari abad ke 8, yang memiliki 249 candi. Akan tetapi masyarakat sekitar candi tersebut dinamakan sewu yang dalam bahasa Indonesia berarti seribu. Mengenai letak lengkapnya berada di Bener, Bugisan, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

6. CANDI PUNTADEWA
situsbudaya.id
Keenam! Candi Puntadewa adalah candi paling tinggi dari kompleks Dieng. Candi ini menjadi favorit umat Hindu pada masa era "Wangsa Sanjaya". Batu untuk membuat Candi Puntadewa pun ternyata cukup langka, karena sangat sulit dijumpai di dataran tinggi Dieng. Menurut sejarah, batu yang digunakan ialah bebatuan andesit dan hanya bisa ditemukan di Gunung Kerdil. Sehingga, walaupun telah memakan usia berabad-abad candi tersebut masih terkesan kokoh dan megah.

7. CANDI SEMAR
explorediengtour.com
Letak dari Candi Semar berhadapan dengan candi Janaka alias Arjuna. Candi Semar ialah candi Hindu beraliran Syiwa yang dibangun pada abad 8 hingga 9 dengan bentuk persegi panjang. Konon, candi ini dulunya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan senjata dan berbagai alat pemujaan.

8. CANDI PAWON
paketwisatajogja.net
Candi Pawon atau biasa disebut juga Candi Brajanalan berlokasi di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Berdasarkan Casparis, candi ini merupakan tempat penyimpanan abu dari Raja Indra, ayah Raja Samarrattungga dari Dinaste Syailendra. Dikarenakan berkaitan dengan arti nama 'Pawon' yaitu tempat penyimpanan abu.
 
9. CANDI GATOTKACA
indotravelers.com
Nama Gatotkaca diberikan oleh penduduk yang diambil dari tokoh pewayangan Mahabarata. Candi ini merupakan salah satu candi di Dataran Tinggi Dieng. Dahulu kemungkinan terdapat candi yang membentuk kelompok antara lain Candi Setyaki, Nakula, Sadewa, Petruk, dan Gareng. Akan tetapi, beberapa candi tersebut telah runtuh bahkan ada yang dipugar.

10. CANDI DWARAWATI
indonesiakaya.com
Candi Dwarati berlokasi di Batur, Banjarnegara yang memiliki akses yang cukup sulit karena letaknya bersembunyi. Spesialnya, candi ini ialah satu-satu yang tidak memakai nama tokoh wayang Mahabarata melainkan nama ibukota Kerajaan di India. Pada kawasan itu, sebenarnya terdapat 3 candi yaitu Dwarati, Margasari, dan Parikesit. Akan tetapi, hanya Candi Dwarati yang masih bertahan, dua lainnya telah hancur dan hilang.

11. CANDI SEMBADRA
 hsikunir.blogspot.com
Candi Sembadra adalah salah satu candi yang tergabung di kompleks Dieng yang terletak di paling ujung Selatan. Nama dari "Sembadra" diambil dari tokoh pewayangan yaitu Dewi Sembadra yang merupakan istri dari Arjuna. Jika dilihat dari cerita, dewi ini memiliki jiwa penyabar, lembut, tenang, anggun, tetapi tetap bersikap tegas apabila diperlukan.

12. CANDI GEDONG SONGO
tripadvisor.com
13. CANDI SARI
oknusantara.com
14. CANDI SRIKANDI
situsbudaya.id

Nah, tak hanya candi saja, ditemukakan juga beberapa prasasti bersejarah dari Mataram Kuno yaitu Prasasti Sojomerto, Prasasti Kalasan, Prasasti Klurak, Prasasti Ratu Boko, Prasasti Nalanda, Prasasti Mantyasih, dan Prasasti Wanua Tengah III. Semua prasasti itu memiliki berbagai pesan yang berbeda-beda.

PENUTUP

Itulah pembahasan mengenai 14 Peninggalan Candi dari Kerajaan Mataram Kuno/Medang yang menarik untuk dibahas. Semoga dapat menambah pengetahuan mengenai berbagai candi di Indonesia dan sejarah dari kerajaan tersebut. Oke sampai disini saja, sampai bertemu diartikel selanjutnya. #CMIIW #IDNHero #UPGRADEYOURKNOWLEDGE

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel